19/08/12

Pengampun, Seperti Tuhan

Tentu saja saya tidak tahu Tuhan seperti apa dan bagaimana. Hanya Dia saja yang Tahu. Meskipun  begitu, sangat nyata saya merasakan Kehadiran-Nya. Apalagi Kanjeng Nabi Muhammad sudah membocorkan berbagai rahasia tentang alamat Dzat Wajibul Wujud yang kemudian kita kenal dengan Allah. Berbagai nama pun disandangkan kepada-Nya dalam lintas sejarah dan peradaban. Konon, segala nama, segala laku, segala sifat, bahkan segala peristiwa adalah alamat-Nya, bahkan Diri-Nya. Salah satu bocoran itu adalah bahwa Sang Tuhan adalah Maha Pengampun. Dia bukan hanya penyayang, menyayangi segala termasuk coro, asu, celeng, dan tentu kita semua: manusia.

02/02/12

[Si]apa yang Menang?

Saya punya sahabat yang cukup akrab, Arham namanya. Wajahnya lumayan, kepandaiannya juga lumayan. Ia seorang sarjana di sebuah perguruan tinggi Islam negeri di Jakarta. Karena cukup dekat, beberapa hal yang mungkin dianggap pribadi sering ia ungkapkan kepadaku. Konon di kampungnya, beberapa orang tua telah mengajukan putrinya ke ayahnya Arham. Mulai dari calon perawat, guru, hingga sarjana ekonomi. Tapi Arham sudah punya sosok idaman yang telah ia tambatkan dalam hatinya.

19/05/11

PULANG KE RUMAH

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home

(Home by Michael Buble)
Siapa yang tak ingin pulang? Jangankan Ebiet G. Ade, Arumi saja akhirnya pulang. Jangankan burung-burung yang terbang meninggalkan sarang, atau ayam-ayam yang gelandangan di pekarangan, bahkan para perantau yang mengadu nasib ke tempat jauh pun selalu ingin pulang. Ya, selalu ingin pulang. Entahlah, Pulang bagiku bukan sekadar kata. Di sana, aku selalu merasakan getaran makna tersendiri ketika mendengar, apalagi menyebut kata “pulang”.
Seakan, selalu saja ada yang berbisik, “Wong, kapan kamu pulang?”